Sabtu, 30 Januari 2016

MEMAHAMI KARAKTER BURUNG SIAP LOMBA

Tidak heran lagi kicau mania Nusantara semakin menggila. Mereka berlomba-lomba untuk menciptakan burung yang berkualitas. Setiap EO selalu menyediakan event-event lomba untuk memanjakan para kicau mania, entah itu dari tingkat Latber (Latihan Bersama),Latpres (Latihan Prestasi), hingga Lomba Nasional seperti Presiden Cup, Piala Raja, Soeharto Cup,dan sebagainya. Inilah bukti bahwa pecinta burung berkicau di Indonesia tidak turun pamor. Langsung pada tahap pembahasan aja tidak usah panjang lebar, hehehe! 

Untuk memahami karakter burung siap lomba memang tidak mudah. Bahkan yang sudah menggeluti dunia perburungan dari tahun ke tahun pun mereka masih ada kesulitan dalam perawatan atau kata lain yang biasa digunakan kicau mania (Nyetting). Nah, tahap untuk nyetting burung perlu kesabaran,keuletan,ketelatenan agar burung dengan pemilik memiliki keterkaitan batin. Berawal dari situlah kita bisa memahami apa sih kemauan si burung, jangan sampai apa mau kita lalu kita kasihkan ke burung, jangan seperti itu, tapi apa sih maunya si burung, nah itu! Agar nantinya si burung dapat berprestasi di kemudian hari. 

Biasanya nih para kicaumania tidak sabar merawat burung kicauannya, karena susah nyetting ini itulah lalu di jual deh. Enakan ngrawat burung dari anakan hingga usia mapan untuk dilombakan, menurut saya lebih ada gregetnya nyetting burung dari anakan hasilnya memuaskan daripada beli burung yang jadi, maksudnya yang sudah siap dilombakan. Ya ini menurut saya aja sih,hehehe. Saya hanya menyarankan jadilah kicaumania yang cerdas. Ketika membeli burung cek dulu bener-bener,takutnya ada gejala penyakit apa gitu. Banyak kicaumania tertipu ketika membeli burung,katanya penjualnya sih burung gacor dor tetapi sesampainya dirumah burung membisu. Eh  beberapa hari kemudian burung mati. Ada juga burung cucak hijau yang di semir hitam di mukanya, sesampainya dirumah kok jadi betina, awalnya beli dari perorangan.Ya inilah akibatnya tidak teliti dalam membeli burung. Saran saya kalau ingin membeli burung tuh langsung ke peternaknya,karena biasanya dari peternak akan memberikan jaminan bila burung sampai umur sekian atau jenis kelaminya yang di inginkan kok berbeda, maka bisa untuk ditukarkan kembali dengan burung yang diinginkan. Sedikit dari perbicangan saya,kita sambung dikemudian hari. Salam kicaumania Nusantara!

Jumat, 09 Oktober 2015

Perawatan Burung Lovebird Harian dan Lomba



Burung Lovebird yang masih digandrungi oleh para pecinta burung kicau mania yang mempunyai suara khas yang biasa disebut "NGEKEK". Burung yang mungil dengan ukuran 15cm dan paruh bengkoknya yang menawan. Di area lomba pun tidak ada sepinya dan selalu FULL GANTANGAN. Para penyelenggara lomba lebih banyak membuka kelas LOVEBIRD daripada kelas burung lainnya seperti MURAI BATU, CUCAK HIJAU, PLECI,dan lain-lain.

Karena itulah pecinta burung LOVEBIRD terutama para peternaknya selalu berlomba-lomba untuk menciptakan anakan/bakalan yang trah juara. Tidak main-main burung yang di ternak sudah memiliki prestasi yang luar biasa di lapangan. Mengapa demikian? Karena anakan yang dihasilkan akan mempunyai katurangga/keturuan atau biasa disebut "TRAH" jawara. Soal harga burung relatif terjangkau. Terkadang burung yang tidak memiliki darah indukan jawara pun bisa berprestasi di area lomba. Kuncinya hanya ada pada perawatan harian. Selalu konsisten dalam perawatan dan jangan malu-malu untuk selalu bertanya kepada rekan-rekan sejawat yang jam terbangnya tinggi. Karena mulai dari situlah kita bisa belajar mengenai burung Lovebird. Biasanya burung yang dilombakan berjenis kelamin BETINA,adapula pejantan yang stabil ngekek tapi jarang. Jadi pilihnya yang berjenis kemanin Betina, karena untuk mengatur birahinya terbilang mudah.

Oke langsung saja saya akan memberikan tips dan trik perawatan harian burung Lovebird :
1. Pengembunan sangat penting, karena udara di pagi itu masih segar dan belum tercampur dgn polusi seperti asap sepeda motor dan lain2. Waktu yang bagus untuk pengembunan yaitu pukul 05.00 / 05.30. 
2. Angin-anginkan burung kesayangan anda hingga pukul 07.00
3. Setelah itu burung bisa anda mandikan atau menurut kebiasaan/karakter burung tersebut (mandi sendiri). Akan tetapi saya memiliki tips dalam memandikan burung yaitu dengan penyemprotan melalui kran yang dibuat seperti turun air hujan. Penyemprotan dilakukan selama 15 menit. Tetapi dalam penyemprotan tersebut diberi jeda,agar si burung bernafas sejenak.
4. Selesai mandi burung di angin-anginkan kembali agar si burung menata bulu-bulunya sampai setengah kering lalu di jemur selama 15 menit (tergantung karakter masing-masing burung).
5. Setelah selesai menjemur angin-anginkan lagi sampai sore harinya. Untuk burung saya kesehariaanya tanpa krodong, hanya waktu malamnya saja di krodong.
6. Untuk menu makannya hanya milet putih saja dan air putih biasa. Mengapa demikian? karena untuk menyetabilkan birahinya. . 
7. Sore harinya pukul 15.00 anda bisa memandikannya kembali. Cara memandikannya sama dengan  penyemprotan memalui selang kran yang dibuat seperti air hujan.
8. Jemur hingga pukul 17.00 dan burung bisa di istirahatkan di dalam rumah hingga keesokan harinya.

Untuk burung yang mengalami OB / Over Birahi, anda bisa mencoba dengan tahap ini :
1. Kurangi durasi jemur
2. Berikan mentimun di menu hariaanya. Berikan secukupnya saja dan kaitkan dengan pengait yang ada. Jika burung tidak mau makan, maka cara yang lain yaitu dengan memotong mentimun tersebut kecil-kecil.
3. Durasi mandinya ditambah yaitu pagi, siang , sore, dan malam hari. Untuk malam hari bisa di mandikan pukul 21.00 - 23.00

Perawatan menjelang lomba
1. Burung di asingkan jangan melihat burung sejenis.
2. Menu bijiannya berikan yang khusus lomba, dan multivitamin yang anda yakin itu bikin NGEKEK TANPA HENTI!
3. Full krodong hanya menjelang H-3 menjelang lomba.
4. Sebelum hari H-3 anda bisa mengumbar burung kesayangan anda.
5. H-2 berikan jagung muda secukupnya
6. H-1 berikan kangkung secukupnya
7. Hari H hanya pakan bijiannya saja
8. Sampai lapangan burung di mandikan, lalu jemur hingga kering
9. Setelah kering anginkan sebentar lalu full krodong hingga kelas yang di ikutkan akan di mulai
10. Jangan lupa pakan dan minumannya di lepas dari sangkar saat akan digantangkan!
11. Bila perlu belikan kunci pengait pintu sangkar agar burungnya tidak lepas

Sekian yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf. Semua ini dari pengalaman saya pribadi. Semoga bermanfaat untuk rekan-rekan kicau mania Nusantara. Salam Ngekek! INGAT kunci perawatan selalu continue!
Saya berbagi dengan anda suara burung yang telah saya edit dan cocok sebagai masteran burung kesayangan anda. Durasi masing2 5 menit dan pakai jeda 10 detik. Semoga berguna dan bermanfaat.
CILILIN, GEREJA TARUNG, LOVEBIRD NGEKEK, KENARI, CUCAK JENGGOT.

http://www.4shared.com/mp3/jLrw69chce/CILILINLOVEBIRD_NGEKEKGEREJA_T.html

Minggu, 02 Februari 2014

KAU

Seorang pemuda yang tampak lusuh pakaiannya
Bibirnya komat-kamit seakan seperti dukun
Matanya melotot seperti mata dewa
Penuh harap akan datangnya Si pelantun
                       
                        Sayang, hanya kata itu yang bisa menangkan
                        Matanya mulai berkaca-kaca
                        Si pelantun datang sembari membisikkan
                        Kau tak usah bersedih, kau tak usah berlinang air mata
                        Peluklah Tuhanmu
                        Peluklah Tuhanmu

Di saat genting seperti ini lihatlah sisa air hujan
Lihatlah dengan hati terbuka
Maka ketenangan itu Aku bersamamu

Pejamkan saja matamu
Pejamkan saja
Perlahan tutuplah kedua matamu lalu lelaplah
Agar dalam tidurmu terasa nyaman dalam pelukan-Ku

Karya : Hanif Syukur. A
Sukoharjo, 2 Februari 2014

Pukul : 12.40 WIB

Selasa, 15 Januari 2013

"Keikhlasan" ( cerbung )


Terik panas membakar kulit. Tak mengurunkan niat untuk beristirahat. Hidup sebatangkara untuk bertahan hidup yang penuh persaingan. Mengais sampah demi rupiah tuk mengecap manis kehidupan. Tangan kanan membawa karung,sedangkan tangan kiri membawa tongkat kayu panjang nan runcing. Keseharian itu ia jalani dengan keikhlasan. Rasa malu telah ia buang jauh – jauh. Acuh saja dengan celaan orang lain. Pekerjaan ini halal bukan haram. Sempat ia meneteskan air mata membayangkan pahit manisnya kehidupan. Segera ia cepat – cepat mengusap air mata yang ia teteskan dengan kaos yang ia kenakan. Bergegas ia mengayuh sepeda butunya untuk mencari tempat sampah ke tempat yang lain.   
Sore itu ia merasa lelah, lalu kembali kerumah. Rumah kecil terbuat dari sekumpulan kardus. Kalau hujan pun ia tak kembali kerumah itu, tetapi ia memilih beristirahat di emperan toko yang sudah di tutup. Rumah kecil itu cukup untuk ia tempati sendiri. Tepatnya di kolong jembatan. “Alhamdulillah hari ini karung yang kubawa terisi penuh dengan sampah, ungkapnya seraya mengusap keringat yang mengucur di jidatnya”. Ia merogoh  kantong saku celana dan masih ada dua ribu rupiah. Cukup untuk mengganjal perut yang lapar.
Bergegas ia pergi ke warung hik untuk membeli makanan dan minuman. Orang – orang solo di sini sering menyebutnya dengan warung hik. Setelah ia membeli, ia segera untuk pulang. Di pertengahan jalan ia melihat sosok nenek tua duduk termangu di pinggir trotoar. Tak lama kemudian nenek itu melihatnya lalu mendekatinya.
          “Mas – mas, telung dino iki aku rung mangan, kata Si nenek itu dengan bahasa jawa khas solo,nadanya yang serak halus nan wajah memelas”. Ia merasa kasian melihat nenek itu, segera ia sambut tangan Si nenek dan memberikan plastik hitam yang ia belanjakan tadi.
“Niki mbah kulo gadah dhaharan,jenengan beto mawon, sahutnya dengan nada halus”.
“Suwun banget nggeh mas, mugo – mugo koe di wenehi rizki sing akeh karo Gusti Allah, kata Si nenek dengan wajah sumringah”.
“Injeh sami – sami mbah”, sahutnya dengan senyum keikhlasan”.

Bersambung ...
Keterangan :
“Mas – mas, telung dino iki aku rung mangan. ( mas – mas, tiga hari ini saya belum makan).
“Niki mbah kulo gadah dhaharan,jenengan beto mawon”. ( ini mbah saya punya makanan, anda bawa saja).
“Suwun banget nggeh mas, mugo – mugo koe di wenehi rizki sing akeh karo Gusti Allah”. ( Terima kasih banyak ya mas, semoga kamu di beri rizki yang banyak dari Allah).

Selasa, 20 November 2012

Semangat !

Detik jarum jam kian cepat memutar, menganga tak bersuara
lalu menatap kosong sekeliling arah
Tanya hati enggan menjawab
hanyut dalam keheningan hingga meninggalkan jejak
Berdendang alunan nada puitis dari Si Mungil
menapakkan denyut kehijauan 
Menuai angan, menghidupkan suasana padam

Nyala ... menyala